| Tayub atau Ledek |
|
|
|
| Written by wagejava.com |
| Monday, 20 February 2012 07:19 |
|
Tayub ini biasanaya menyanyikan gending-gending lagu jawa yang diiringi seperangkat alat gamelan jawa yang disebut klonengan.Penari tayub ini adalah beberapa wanita cantik yang menggunakan busana jawa untuk menyanyikan gending-gending jawa yang disertai dengan tarian lenggak-lenggok bersama para tamu laki-laki.Biasanaya di dalam tarian tayub ini ada panitia yang membagi giliran kepada para tamu undangan untuk menari bersama penari tayub atau ledek tadi. Gending-gending dan lengak-lenggok gaya tarian khas tayub inilah yang membuat para laki-laki begitu menyukainya, karena siapa saja bisa menari atau berjoget bersama penari tayub atau ledek.Bagaimana tidak, kita menari dihadapan wanita cantik yang beraroma wangi bak bidadari turun dari khayangan.Selain itu kita juga merasa bangga karena pertunjukkan ini disaksikan oleh masyarakat umum dari berbagai usia. Budaya tayub ini masih dilestarikan hingga sekaarang, dan pertunjukan tayub ini hanya ada dalam pesta perkawinan atau pesta khitanan di dalam masyarakat jawa.Grobogan adalah salah satu daerah yang terdapat banyak penari tayub atau ledek tadi.Tayub Grobogan sangat dikenal masyarakat Jawa Tengah dan Jawa Timur sehingga menjadi salah satu seni dan budaya Kabupaten Grobogan. Penari tayub biasanya terdiri dari 4 ledek yang bejajar pararel, mereka menyanyikan gending-gendinga jawa sambil menari yang di depan dan di belakang para penari tayub adalah penari laki-laki yang disebut mbendrong atau njangrung.Para penari laki-laki ini biasaya adalah tamu undangan yang diberi sampur atau selendang yang di manaj oleh panitia tayub yang juga merangkap sebagai Mc-nya. Newer news items:
Older news items:
|
| Last Updated on Friday, 27 April 2012 01:28 |





Tayub atau Ledek adalah sebuah seni tari peninggalan nenek moyang masa lampau yang masih exist hingga sekarang, dan seni tayub Grobogan adalah salah satu seni tayub yang digemari masyarakat di Jawa Tengah dan Jawa Timur.Ini terbukti adanya antusias masyarakat di sebagian Jawa Tengah dan Sebagian masyarakat di Jawa Timur yang masih menggunakan seni Tayub dalam acara Pesta Pernikahan maupun Pesta Khitanan.


