Penawaran Pendidikan dari K.U. Leuven Belgia PDF Print E-mail
Budaya
Written by wagejava.com   
Sunday, 12 February 2012 20:39
Katholieke Universiteit Leuven (K.U. Leuven), salah satu perguruan tinggi terbesar, tertua dan peringkat tertinggi di Eropa, telah mengirimkan tawaran bagi pelajar Indonesia untuk menuntut ilmu di Belgia. Tawaran tersebut merupakan tindak lanjut pertemuan-pertemuan Duta Besar RI Arif Havas Oegroseno dengan Rektor Universitas K.U. Leuven Prof. Mark Waer, demikian keterangan pers Sekretaris III Fungsi Pensosbud KBRI Brussel Diyah R. Agustini kepada detikcom, Minggu (12/2/2012).
Prof. Waer menyampaikan harapannya agar terdapat lebih banyak lagi pelajar RI di K.U. Leuven seperti kondisi pada tahun 1970-an, di mana terdapat ratusan pelajar RI yang belajar di Leuven, terutama di Fakultas Kedokteran.

Menurut data K.U. Leuven, per 16/8/2011 terdapat 43 orang mahasiswa asal Indonesia yang tengah menuntut ilmu di sana. Sebagai perbandingan, terdapat 496 mahasiswa asal RRC dan 307 mahasiswa asal India.
Sebagai perguruan tinggi riset terkemuka di Eropa, K.U. Leuven menawarkan program-program akademik dalam Bahasa Inggris dengan didukung oleh riset multidisipliner berkualitas tinggi di universitas dan di rumah sakit universitas.
Saat ini terdapat sekitar 6.000 peneliti berasal dari 120 negara, yang berpartisipasi dalam riset-riset K.U. Leuven.
Mengingat tingginya kualitas pendidikan tinggi di K.U.Leuven di tingkat internasional, sangat disayangkan apabila jumlah pelajar dari Indonesia tidak dioptimalkan.
Dari 5.530 orang mahasiswa internasional di K.U. Leuven per 1/2/2011, sejumlah 2.748 mahasiswa berasal dari negara-negara anggota UE sedangkan sejumlah 2.782 mahasiswa berasal dari negara-negara non-UE.
Dengan sistem pembiayaan bersama pemerintah bagi pendidikan tinggi di wilayah Flanders, tuition fees bagi pelajar non-Belgia untuk program S1 dan program Master hanya EUR 578,70 (sekitar Rp 6,8 juta) per tahun ajaran, seperti yang dikenakan terhadap pelajar dari Belgia.
Sedangkan tuition fees bagi pelajar program advanced Master atau specialized Master berkisar dari EUR 1000 (sekitar Rp 11,9 juta) hingga EUR 8000 (sekitar Rp 95,2 juta) per tahun ajaran. Biaya yang sangat kompetitif dibandingkan dengan biaya pendidikan di AS atau Australia.
Program pilihan yang cocok untuk Indonesia antara lain adalah nanoscience, chemical engineering, molecular biology, water resources engineering dan food technology.
Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui situsweb resmi K.U. Leuven. Beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di K.U. Leuven dapat diperoleh antara lain melalui skema Erasmus Mundus dan Flemish Interuniversity Council for Development Co-operation (VLIR-UOS).
Program-program yang ditawarkan melalui skema Erasmus Mundus antara lain adalah Erasmus Mundus Master in Sustainable Territorial Development, MSc in Nanoscience and Nanotechnology, MSc in Chemical Engineering, MSc in Engineering: Energy, dan Erasmus Mundus Master of Theoretical Chemistry and Computational Modelling.
Program-program internasional (International Course Programme) yang ditawarkan melalui skema VLIR-UOS antara lain adalah MSc in Molecular Biology, MSc in Water Resources Engineering, dan MSc in Food Technology.

 



Newer news items:
Older news items:

Last Updated on Sunday, 29 April 2012 01:22
 

Add comment