Polisi Menembak Petugas TransJakarta! PDF Print E-mail
Written by wagejava.com   
Friday, 13 January 2012 18:31

Aksi brutal oknum polisi ini terjadi di jalur TransJakarta koridor IV, Pulo Gadung-Dukuh Atas II. Saat itu, polisi tersebut melepaskan tembakan ke udara akibat mobil Securicor yang dikawalnya dilarang melintasi jalur bus Transjakarta.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, mendesak Polri menindak tegas aparat kepolisian yang arogan melepas tembakan, saat petugas melarang mobil yang dikawalnya melintas di jalur bus TransJakarta.

Menurut Neta, sanksi tersebut diterapkan agar menimbulkan efek jera. “Harus ada tindakan tegas. Jika perlu sampai dipecat,” ungkap Neta

 

“Itu menunjukkan bahwa intelektual polisi sangat rendah,” kata dia.

Menurut Neta, sanksi pecat adalah sanksi yang paling keras bagi polisi yang bersikap brutal. Jika tidak, dia menyarankan agar institusi kepolisian menarik oknum tersebut dari tugas lapangan atau bahkan mencabut izin penggunaan senjata api.

Neta juga mengingatkan bahwa jalur bus TransJakarta hanya boleh digunakan oleh alat transportasi masal. Siapapun dilarang melintasi jalur tersebut, tak terkecuali oknum polisi yang sedang bertugas mengawal mobil Securicor.

“Dulu Wakil Presiden Hamzah Haz pun dilarang masuk masuk ke jalur itu,” tegas Neta.

 


Last Updated on Thursday, 16 February 2012 12:37
 

Add comment


Security code
Refresh